Rabu, 31 Oktober 2012

MUTU / KUALITAS

Mutu / kualitas muncul dengan adanya perkembangan peradaban manusia ( kecerdasan, intelektualitas, teknologi, dll ) dan adanya revolusi industri di eropa, maka di masyarakat kemudian muncul istilah KOMSUMEN dan PRODUSEN.

Pandangan mengenai KUALITAS
  • Dari Sisi Konsumen
Kondisi sosial ekonomi, pendidikan, kecerdasan, orang pribadi atau masyarakat "MENINGKAT", maka : tuntutan pemenuhan akan MUTU / KUALITAS juga "MENINGKAT"
  • Dari Sisi Produsen
Meningkatkan kinerjanya untuk :
  1. Memenuhi /  menjawab tuntutan konsumen akan MUTU / KUALITAS barang
  2. Mengantisipasi persaingan dengan produsen sejenis
Pengertian MUTU / KUALITAS
  • Pengertian Secara KONVENSIONAL
Sesuatu yang menggambarkan karakteristik ( ciri dan sifat ) langsung dari suatu produk,
seperti : performasi (penampilan), mudah dalam penggunaan, menarik.
  • Pengertian Secara STRATEGIS
Segala sesuatu yang memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan / karakteristik produk tidak hanya yang ditawarkan, tetapi pelayanan yang menyertainya,
seperti : cara pemasaran, cara pembayaran, ketepatan pada waktu penyerahan, ketepatan jumlah, beserta kemudahan lain.

Kualitas dibedakan dalam 3 aspek
  1. Kualitas Desain : Menyatakan karakteristik secara fisik maupun daya guna yang dipunyai barang / produk sampai seberapa jauh dengan rencana / cocok dengan desain. Desain tersebut di tetapkan oleh top manajer yang akan ditunjukan kepada para konsumen.
  2. Kualitas Produksi : Tingkat ke sesuaian sampai dimana suatu produk memenuhi atau sesuai dengan rencana atau desain dan spesifikasinya. Kualitas Produk ini menyangkut, bagaimana produk dapat mencapai spesifikasi yang ditunjukan oleh product-design dan agar dapat dicapai secara konsisten.
  3. Kualitas Biaya : Biaya-biaya atau usaha-usaha yang dikeluarkan untuk menjamin barang-barang memenuhi spesifikasi tertentu.
kualitas biaya meliputi :
  • Biaya-biaya akibat barang ditolak / dicomplain
  • Biaya pengolahan ulang untuk perbaikan barang
  • Biaya untuk pengawasan / monitor produksi & penjualan
  • Biaya pencegahan / mengantisipasi kegagalan
Jadi, KUALITAS merupakan JEMBATAN KOMUNIKASI antara produsen dan konsumen. semakin jauh jarak antara produsen dan konsumen, maka persoalan KUALITAS dari suatu barang menjadi sangat penting utuk diterapkan dengan melakukan "STANDARISASI".

Definisi KUALITAS akan berbeda bagi setiap orang bergantung pada peresepsi masing-masing. namun demikian pencapaian kualitas akan memberi efek yang sama bagi setiap orang yaitu " RASA PUAS" terpenuhi.

Faktor yang Mempengaruhi Kualitas
  1. Fungsi Suatu Barang : Barang yang dihasilkan harus memenuhi fungsi dan penggunaannya yang dapat mempengaruhi kepuasan konsumen, walaupun kepuasan tertinggi tidak mungkin tercapai. Mutu barang berdasarkan fungsi ini tercermin dari spesifikasi barang tersebut, seperti : ketahanan, kegunaan, dll.
  2. Wujud Luar / Fisik : Biasanya konsumen hanya melihat fisiknya saja, bila terlihat kurang menarik terkesan kuno walaupun diproduksi secara canggih. Wujud fisik dapat ditampilkan pula dengan cara : pewarnaan, teknik kemasan, dll.
  3. Biaya Barang : Tinggi rendahnya biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi suatu barang dapat menggambarkan mutu / kualitas suatu barang. Semakin tinggi biaya untuk memproduksi (untuk pengadaan mesin canggih, sistem produksi, bahan baku yang baik) akan semakin tinggi mutu barang tersebut.
         *pendapat tersebut tidak selamanya benar, karena bisa terjadi in-efisiensi dalam memproduksi barang, ataupun menetapkan profit yang terlalu tinggi. Biaya-biaya ini dibebankan kepada harga barangnya.



sumber : Modul (Pengendalian Kualitas Cetak, Soebardianto)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar